Postingan

Main ke Masjid Ternyata Juga Asyik

Gambar
MAIN KE MASJID TERNYATA JUGA ASYIK Sebuah talkshow untuk kawula muda bertajuk “Main ke Masjid Volume 1” telah sukses digelar pada Minggu, 28 Mei 2017 di Masjid Al Falah Surabaya. Acara yang terselenggara berkat kerjasama 1 Day 1 Juz DPA Surabaya, Better Youth Project, FLP Surabaya, GAS, RISMA, dan Sinergi Dakwah ini, memanfaatkan momentum Ramadan untuk mengajak para pemuda merenungkan pentingnya berhijrah .   Acara yang bertempat di ruang utama masjid dan dipandu oleh Ustadz Aditya Abdurrahman ini, diawali dengan datangnya dua cosplayer. Agak mengejutkan memang, karena biasanya kita melihat cosplay di mall atau tempat rekreasi. Tentu ada alasan cosplay dihadirkan dalam talkshow ini. Fajar Riyadi pria dibalik cosplay tersebut menuturkan, ini dilakukan karena kejenuhan akan monotonnya kegiatannya yang hanya meramaikan event berbau anime dan pameran di mall dengan pamer aksi saja. Sehingga ia merasa tidak bermanfaat nyata bagi sesama manusia. Akhirnya ia memutuskan ...

Mega

Gambar
M E G A   Plaaakkk ..... Suara dari dalam rumah bercat merah, disusul suara tangis keras anak kecil menghentikan langkahku. “Rewel lagi ... rewel lagi ... tiap hari ada saja!” suara perempuan menghardik. “Tak usah kau minta yang macam-macam!” omelannya makin menjadi. Refleks tanganku mengetuk pintu. Duuuhhh ... gawat, nih. Aaahhh ... apa boleh buat sudah kepalang basah. Pintu dibuka dengan kasar. Seorang perempuan muda mengenakan tank top nampak di depanku dengan muka masam. Dia Tante Dessy. Tetangga depan tempat kosku. “Ada apa kau?” tanyanya kasar. “eeh ... eeh ... nggak papa, Tan!” jawabku terbata. “Lah, kalau gitu kenapa kau kemari? Ganggu orang saja!” “Eehh ... itu, Dik Mega kenapa, Tan!” tanyaku dengan tangan yang mulai dingin. Mata Tante Dessy melotot padaku. “Tak usah kau ikut campur urusan orang! Urus sana dirimu sendiri! Macam pengangguran saja kau!” Braaakkk ..... Pintu dibanting dengan keras. Jantungku seakan meloncat keluar. Pintu di depa...

Seperti

Gambar
S E P E R T I   Seperti ….. Serbuk sari datang pada putik Ombak datang pada pantai Siang datang pada mentari Malam datang pada rembulan Inilah aku …..   Seperti ….. Putik tak menolak serbuk sari Pantai tak menolak ombak Mentari tak menolak siang Rembulan tak menolak malam Kuharap Engkau   Karena aku telah lelah berharap selain Engkau   Surabaya, 12 Mei 2017   * Telah dibukukan dalam Sehimpun Puisi Lingga dan Yoni.

Tiga Srikandi Tiga Generasi Pecinta Literasi

Gambar
TIGA SRIKANDI TIGA GENERASI PECINTA LITERASI Istilah literasi telah familiar bagi banyak orang. Bahkan istilah ini telah sering digunakan pada banyak kesempatan. Namun tidak banyak dari mereka yang memahami makna dan definisinya secara jelas. Memang, literasi merupakan sebuah konsep yang  bermakna kompleks dan dinamis. Sehingga terus ditafsirkan dan didefinisikan dengan berbagai cara dan sudut pandang.   Menurut Education Development Center (EDC), literasi lebih dari sekadar kemampuan baca tulis. Namun lebih dari itu, literasi adalah kemampuan individu untuk menggunakan segenap potensi dan skill yang dimiliki dalam hidupnya. Dengan pemahaman bahwa literasi mencakup kemampuan membaca kata dan membaca dunia.   Sementara menurut UNESCO, pemahaman orang tentang makna literasi sangat dipengaruhi oleh penelitian akademik, institusi, konteks nasional, nilai-nilai budaya, dan juga pengalaman. Pemahaman yang paling umum dari literasi adalah seperangkat keterampila...

Filosofi Belimbing

Gambar
 

Lelaki

Gambar
  L E L A K I   Lelaki itu seperti ombak   Selalu bergerak bergolak tanpa henti dan memang harus begitu   Selalu berlari menerjang menuju pantai dan memang harus begitu   Selalu tak bisa mengelak dari angin yang menerpa dan memang harus begitu   Selalu pasangnya dipermainkan rembulan dan memang harus begitu   Selalu tahan pada terik mentari dan gelap malam dan memang harus begitu   Pada akhirnya pasrah pada gravitasi dan memang selalu begitu   Pasir Putih–Trenggalek, 21 April 2017   * Telah dibukukan dalam Sehimpun Puisi Lingga dan Yoni.