Postingan

Laskar Pelangi Melawan Keterbatasan

Gambar
LASKAR PELANGI MELAWAN KETERBATASAN Oleh : Hd. Aisya Judul Buku   : Laskar Pelangi Pengarang    : Andrea Hirata Penerbit         : Bentang Pustaka Tahun Terbit : 20 08 Cetakan         : Kedua puluh , Maret 20 08 Ukuran           : 1 3 cm x 2 0, 5 cm Tebal              : xviii + 534 halaman ISBN               : 97 9-3 0 62-79-7 Novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata merupakan buku pertama dari Tetralogi Laskar Pelangi. Buku berikutnya adalah Sang pemimpi, Edensor, dan Maryamah Karpov. Novel Laskar Pelangi telah diadaptasi menjadi sebuah film dengan judul yang sama. Film Laskar Pelangi diproduksi oleh Miles Films dan Mizan Production, dan digarap oleh sutradara Riri Riza. ...

Ala Bisa Karena Biasa

Gambar
ALA BISA KARENA BIASA             “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan” (QS. Al Alaq : 1). Sebuah ayat yang sangat familiar di kalangan kaum muslimin. Sebuah perintah Allah pada seluruh umat manusia untuk membaca. Membaca di sini dapat bermakna konotatif maupun denotatif. Jika membaca dimaknai secara denotatif, maka perintah membaca bagi umat manusia sudah dimulai hingga usia dini hingga lanjut.             Benar sekali, inilah yang terjadi padaku. Beruntunglah aku lahir dan besar di lingkungan yang suka pada buku. Dari mulai bangun pagi hingga tidur malam selalu ada anggota keluargaku yang terlihat membaca buku. Mungkin lantaran itulah aku sudah dapat membaca di usia dini. Buku seakan mempunyai magnet tersendiri buatku. Bagiku keasyikan membaca melebihi keasyikan kids jaman now dengan games di gawainya. Kebiasaan membacaku makin bertambah saat ...

SUPER BLUE BLOOD MOON

Gambar
SUPER BLUE BLOOD MOON Senja belalu sendu bersama sedu sedan awan Malam menggeliat bangun dari punggung naga Gemerlap sisiknya mulai menghias malam Dalam gelap para kutu merayap tak tahu diri Menengadah melihat mata dewa sedang menatap nanar Kutu kupret sok pintar berceloteh kian kemari Semua mendadak jadi filosof kelas tinggi Kutu kelas teri pun singgah di kedai-kedai wi-fi Saling berkoar untuk meninggikan diri Tapi lihatlah ….. Sang mata dewa tertawa terpingkal-pingkal melihat ulah mereka Dia terbatuk hingga jatuh dari singgasananya Hanya sesaat tapi sudah membuat para kutu terpana Buat mereka ini fenomena langka Tak lupa mengabadikan dengan lensa kamera Ketika terbangun sang dewa kembali tertawa Melihat mereka dari singgasannya Sang dewa kembali tertawa Tertawa … tertawa … tertawa … dan terus tertawa sepanjang masa yang tersisa Dan para kutu tak sadar jika telah menjadi komika sepanjang masa

Pintaku PadaMU

Gambar
Pintaku PadaMu Allohu Robbi Aku minta izin Bila suatu saat aku jatuh cinta Jangan biarkan cintaku untukMu berkurang Hingga membuat lalai akan adanya Engkau Allohu Robbi Aku punya pinta Bila suatu saat aku jatuh cinta Penuhi hatiku dengan bilangan cintaMu yang tak terbatas Biar rasaku padamu tetap utuh Allohu Robbi Izinkanlah aku Bila suatu saat aku jatuh cinta Pilihlah untukku seseorang yang hatinya penuh dengan kasihMu dan membuatku semakin mengagumiMu All ohu Robbi Kumohon dengan sangat Bila suatu saat aku jatuh hati Pertemukanlah kami dalam limpahan cintaMu dan berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cintaMu All ohu Robbi Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati Jangan Kau palingkan wajahMu dariku Anugerahkanlah aku cintaMu Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu Aamiin Surabaya, 28 Januari 2018

PERJALANAN

Gambar
PERJALANAN belum mulai namun sudah usai belum bersua namun sudah berpisah

KITA

Gambar
K I T A   Ini bukan tentang aku apalagi tentang kamu tapi ini tentang kita   Aku tidak lagi sendiri demikian juga kamu karena kita telah bersama   Semesta telah jadi saksi gelombang pasang memecah buritan perahu kita bergeming   Saatnya kita menepi menikmati indahnya pantai dari ujung dermaga ditemani sekoci kita   Surabaya, 10 November 2017   * Telah dibukukan dalam Sehimpun Puisi Lingga dan Yoni.

Catatan Penulis

Gambar
  CORETAN PENULIS   Ingatlah Kawan, bayang-bayang sepanjang badan, tulisan sepanjang bahan.   Sebelum bahan habis teruslah menulis, begitu bahan habis berhentilah menulis.   Jika bahan belum habis kamu berhenti menulis, maka tulisanmu banyak bolongnya.   Jika bahan habis kamu belum berhenti menulis, maka tulisanmu banyak bohongnya.   Jadilah penulis yang jujur pada Nurani.     Surabaya, 13 Oktober 2017