1. Memori Masa Kecil
1. MEMORI
MASA KECIL
Sekitar seratus meter di
kiri rumah nenekku mengalirlah Sungai Brantas. Airnya yang jernih, dingin, dan
deras harus kami takhlukkan setiap pagi selepas salat Subuh. Maklumlah semua
penduduk mandi, mencuci, dan mengambil air untuk mandi sore di Sungai ini setiap
pagi.
Tiap pagi buta kami harus
menuruni lereng yang curam dan licin untuk sampai di Sungai, dan kembali mendaki
lereng yang licin itu sebelum matahari muncu di balik lereng. Kenapa begitu?
Karena giliran penduduk laki-laki berduyun-duyun ke Sungai. Letak sisi Sungai yang
mereka datangi lebih curam dan berada di hilir sungai dibatasi oleh lereng
bebatuan yang tinggi, sehingga tidak akan bisa mengintip perempuan yang
kesiangan keluar dari sungai, misalnya.
Begitulah ritme penduduk desa
ini setiap hari, seakan mereka punya aturan yang tidak tertulis. Tertib dan
saling menjaga satu sama lain. Pengalaman liburan tinggal di rumah nenek di
masa kecilku itu masih terekam jelas dalam benakku.
Bersambung ke bagian 2.
Komentar
Posting Komentar
Silahkan komentar, Friend !