Riuh

 


R I U H

 

Riuh kota tertinggal jauh

Jalan berliku di balik bukit

Menantang langkah yang hampir terhenti

Lelah pasrah pada keringat deras

Berharap surga di balik bukit

 

Sorak hati wakili kelu lidah

Terbayar sudah sumpah serapah

Kaki telanjang tapaki pasir putih

Mencuri hari di antara deru zaman

Gelak tawa cairkan kebekuan

 

Riuh tetap ada

Di sini denganku

Riuh masih bersama

Terbawa ke surga di balik bukit

 

Pulau Sempu-Malang, 29 September 2017

 

* Telah dibukukan dalam Sehimpun Puisi Lingga dan Yoni.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

949 Taman Hijaukan Surabaya

Kontinuitas dalam Menulis

Berkebun Sawi Saat Pandemi