Postingan

Khalifah dan Pengemis Tua

Gambar
  Khalifah dan Pengemis Tua   Adik-adik kali ini kakak akan bercerita singkat tentang seorang yang mengagumkan. Yuk, simak baik-baik cerita kakak, ya! Duduk yang manis tanpa menangis. Suatu ketika Khalifah Umar bin Khathab berjalan memasuki pasar untuk melihat keadaan ekonomi rakyatnya. Di sudut pasar, Beliau bertemu dengan seorang tua yang sudah bongkok. Dia berjalan dengan tongkat dan terlihat sangat susah melangkah. Orang tua itu menengadahkan tangannya untuk meminta sedekah kepada orang yang lalu lalang dihadapannya. “Maaf, Tuan. Minta sedekahnya, Tuan!” Rintihnya. Melihat keadaan itu, Khalifah Umar bin Khathab pun bertanya, “Mengapa sampai begini keadaanmu, wahai Orang Tua?” “Saya sedang mengumpulkan uang untuk membayar jizyah, Tuan.” Jawabnya. Ayo, siapa yang tahu apa itu jizyah? Nah, kalau belum ada yang tahu, kakak akan menjelaskannya. Adik-adik, Jizyah adalah semacam pajak yang harus dibayar oleh pemeluk selain Islam kepada negara. Jizyah adalah tanda ...

Perjalanan Malam

Gambar
  Perjalanan Malam     Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh.   Hai, adik-adik. Ketemu lagi dengan Kak Tutur. Yuk, duduk yang manis, Kakak akan segera bercerita. Kali ini ada kisah Adinda dalam judul Perjalanan Malam.   Nah, dengarkan, ya. Baiklah, Kak Tutur mulai, ya.   Braaakkk . . . !!! Suara barang terbanting keras dari loteng. Suara mengagetkan seorang anak pemalas. Ia bernama Adinda. Seketika itu ia terbangun dan mencari-cari asal suara tersebut. Namun belum selesai ia menaiki anak tangga, tiba-tiba ia mendengar suara . . . kriiieeeeettt . . . Suara pintu yang terbuka sendiri. Adinda pun memberanikan diri mencari sumber suara. Sebuah pintu terlihat terbuka. Dengan berhati-hati dan jantung yang berdegup kencang  duk . . . duk . . . duk . . . duk. ia melongok ke arah pintu. Dan, ketika ia masuk . . . tiba-tiba ia dihampiri sebuah cahaya putih yang sangat terang. “Ka . . . kau . . . si . . . siapa?” ucap Adinda terbata-bata. ...

Pintaku

Gambar
Pintaku   Ya Allah . . . Nilailah aku dalam dhoifMu Ku ingin Kau dalam kesendirianku Ku rindu Kau dalam kesepianku Ku pilih Kau di antara mereka Mendera tangis ketika Kau abaikan   Ya Allah . . . Tersingkapnya pelataran singgasanaMu Menjadi satu pinta Agar ku bisa menyempurnakan sembahku Ketika takbir mulai terbuka dari segala kekuasaanMu   Ya Allah . . . Jadikan aku dalam rahmatMu ketika ku butuh Jadikan aku dalam sepiku menjadi kawanMu   Ya Allah . . . Aku dan pintaku Berserah padaMu   Surabaya, April 2016  

Sang Penyeru

Gambar
Sang Penyeru   Telah datang seorang pembawa kebenaran Di negeri jauh seberang lautan Datang saat umat tak terkendalikan Saat penguasa setupa raja hutan   Beliau datang bak semilirnya angin di tepi pantai Beliau datang bak segarnya air di gurun gersang Beliau datang bak hijaunya rumput di padang safana   Sungguh … telah datang di tanah suci Beliau … Manusia pilihan Lelaki berparas rupawan Seorang yang halus budi bahasa Pelindung bagi yang lemah Penyayang terhadap sesama Pemikir yang cerdas Pemimpin yang tangguh Pejuang yang gigih Hakim yang adil Suami yang bertanggung jawab Ayah yang penuh kasih sayang Sahabat yang setia   Sang penyeru kebenaran bagi umat manusia                     Sang pembawa rahmat bagi alam semesta                   ...

Aku Ingin

Gambar
Aku Ingin   Aku ingin mendaki puncak tantangan menerjang batu granit kesulitan menggoda mara bahaya dan memecahkan misteri dengan sains   Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin liku-liku hidup yang ujungnya tak dapat disangka   Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan yang bereaksi satu sama lain Seperti benturan molekul uranium meletup tak terduga-duga menyerap mengikat mengganda berkembang terurai dan terpancar ke arah yang mengejutkan   Aku ingin ke tempat-tempat yang jauh dan menjumpai beragam bahasa dan orang-orang asing   Aku ingin berkelana menemukan arahku dengan membaca bintang gemintang   Aku ingin mengarungi padang dan gurun-gurun ingin melepuh terbakar matahari limbung dihantam angin dan menciut dicengkeram dingin   Aku ingin kehidupan yang menggetarkan penuh dengan penaklukan   Aku ingin hidup! Ingin merasakan sari pati hidup!   ...

Idolaku

Gambar
Idolaku   Ayahku berkata Rosululloh itu manusia pilihan Ayahku berkata Rosululloh itu pembebas dari kaum tiran Ayahku berkata Rosululloh itu pembawa kebahagian Ibuku bilang Rosululloh itu halus budi bahasanya Ibuku bilang Rosulullah itu kasih terhadap sesama Ibu bilang Rosululloh itu penunjuk jalan terang bagi kita Bagiku Rosululloh itu seorang penegak kebenaran Bagiku Rosulullah itu pahlawan Bagiku Rosulullah itu patut jadi tauladan Hatiku berikrar Rosululloh idolaku   Surabaya, 28 Januari 2016

Syukurku

Gambar
  Syukurku   Syukurku padaMu Ya Robb Atas karunia jiwa dan ragaku yang sempurna   Syukurku padaMu Ya Robb Atas mengalirnya darah dalam tubuhku Atas berdetaknya jantung dan denyut nadi Atas bekerjanya bala tentara sel dalam tubuh Atas lingkar-lingkar rasa yang mengalir tiap waktu   Syukurku padaMu Ya Robb Atas beningnya mata hati Atas bijaknya langkah Atas halusnya kesalihan Atas tekad ketakwaan   Syukurku padaMu Ya Robb Bukan semata telah kau kabulkan semua do’aku Bukan semata telah kau penuhi keinginanku   Syukurku adalah syukur yang tiada pernah habis dan terukur   Surabaya, 18 Desember 2015