Postingan

Rinduku

Gambar
R I N D U K U   Betapa rindunya aku denganMu tempat aku menumpahkan kepenatan hatiku Betapa ingin aku segera memelukMu dengan doaku yang selalu menghangatkan semangat hariku Betapa ingin aku bercumbu denganMu lewat lantunan ayat-ayat penyejuk hatiku Lelah jiwa raga ini hilang sudah ketika dapat bersua denganMu Di mana pun Engkau berada aku pasti datangi karena Kau tempatku pulang   Surabaya, 17 Januari 2017   * Telah dibukukan dalam Sehimpun Puisi Lingga dan Yoni.

Jangan Berhenti

Gambar
JANGAN BERHENTI : Pakcik Ikal   Akhirnya aku kemari setelah beberapa saat tahun berganti walau kini tak ada dirimu di seni Kalau kau ingat tempat ini rindulah pada denting kecapi ditingkah bunyi gelang kaki Lihatlah, langit sama birunya dengan catatan memori Pulanglah, rumput ilalang menanti ketapangmu rindu kau sandari cangkir-cangkir kopi rindu kau cuci Tinggalkan mutiara hitam pulang berlari Tulislah kembali kisahmu kini tentang petualangan liar tiada henti yang selalu kau rangkai dalam bait puisi Teruslah tarikan penamu jangan berhenti Kutunggu kau di kumpulan kata ini   Belitong, 18 Januari 2017 * Telah dibukukan dalam Sehimpun Puisi Lingga dan Yoni.

Putih

Gambar
P U T I H   Aku diam tak melihat Aku diam tak mendengar Aku diam tak bersuara Aku diam tak merasa Aku diam tak bergerak   Bagai si buta Bagai si tuli Bagai si bisu Bagai si kaku Bagai si mati   Aku melihat diriku melayang di tempatku   Aku melihat diriku dalam rahim ibuku   Aku melihat diriku di ruang serba kaku   Aku melihat diriku di pangkuan inangku   Aku melihat diriku dalam pelukan mimpiku   Aku melihat diriku terbenam dalam di dunia putihku   Ketika nanti . . . mataku melihat telingaku mendengar mulutku bersuara hatiku merasa badanku bergerak Aku mau semua mengarah padaku Aku mau semua pasrah padaku   Namun . . . Aku hanya akan memilih satu untuk kubawa pulang pada ibuku     Surabaya, 1 Januari 2017   * Telah dibukukan dalam Sehimpun Puisi Lingga dan Yoni

Hoax

Gambar
H O A X   No pict = hoax Itu katamu Bukan aku   No pict = hoax Itu anggapanmu Bukan aku   No pict = hoax Itu tuduhanmu Bukan aku   No pict = hoax Ini sikapku Bukan aku   No pict = hoax Apa semua harus tahu Juga kau   No pict = hoax Apa semua harus terlihat Itu kau   No pict = hoax Aku masih punya malu Memang kau   No pict = hoax No pict = hoax No pict = hoax No pict = hoax No pict = hoax Kalimat itu terus membumbung tinggi Tinggi hingga mencapai langit menemui Tuhan Lalu menari-nari di hadapanNya Menyampaikan kabar dunia kekinian   Aku berteriak kencang meneriakkan segala keluh kesah dan pengharapan Namun kalimatku tak sampai ke langit Jangankan ke langit ke langit-langit rumahku pun tak sampai   Tiba-tiba bayangan hitam menutup mata dan berkata “Kamu masih punya malu . ” “Kamu masih punya hati . ” “Kamu tidak telanjang seperti mereka . ”...

Berteduh

Gambar
B E R T E D U H   Di tengah hujan deras dan angin kencang yang tiba-tiba datang Di tengah orang-orang panik menyelamatkan diri Di tengah hiruk pikuk orang saling memekik ketakutan Kami berdua bersimpuh di pojok ruang rumahMu Kami lepas topeng Hanya dihadapanMu Tak ada apapun dan siapapun Hanya ada Kau yang mendengar suara kami yang hilang di antara deru hujan Izinkan kami seperti ini meski hanya sesaat Berteduh yang sungguh teduh   Bandung, 13 Desember 2016   * Telah dibukukan dalam Sehimpun Puisi Lingga dan Yoni.

Menara Apa?

Gambar
MENARA APA?   Pilihlah, kau mau jadi apa? menara gading menara api atau menara air   Menara gading tegak sombong dan angkuh Menara api penuh semangat tak kunjung padam Menara air jernih mengalir tanpa henti   Apapun pilihanmu kau tetap tinggi karena kau menara   Bandung, 12 Desember 2026   * Telah dibukukan dalam Sehimpun Puisi Lingga dan Yoni.

The Balong Lake

Gambar
THE BALONG LAKE   Negeri impian dari dunia yang hilang Tersembuyi di antara materialistis tanpa pesimis Tak dikejar waktu tuntaskan tututan   The Balong Lake   Ada ketenangan di tengah hiruk pikuk nafsu hewan Ada kelegaan di tengah macetnya lalu lintas pembicaraan Ada kesenyapan di tengah riuh rendah gelak tawa kepalsuan Ada kesejukkan di tengah panasnya suhu kepentingan Ada keramaha n di tengah hilangnya kesantunan   The Balong Lake   Setiap yang singgah tak ingin beranjak Karena setiap hari adalah pagi   Bandung, 12 Desember 201 6   * Telah dibukukan dalam Sehimpun Puisi Lingga dan Yoni.